Edit Content

Mailing Address and Office Location

Find our mailing address and office location for any postal correspondence

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.

Head Office Address

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.

Secondary Office

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.

Email Address

Hello@Email.co

Telephone

+62 123 456 789

 

“Guru kencing berdiri, murid kencing berlari”.  Peribahasa ini jelas sudah tidak asing di telinga kita.  Bisa dikatakan, hampir tiap hari kita mendengarnya.  Kata-katanya memang sepintas dan mungkin terdengar sederhana dan simple.

Tapi siapa sangka, meski terdengar sepele namun terselip makna filosofis yang mendalam dan menggumpal dalam peribahasa tersebut. Peribahasa ini menggambarkan betapa pentingnya peran guru dalam kehidupan anak didik sekaligus kehidupannya kelak di tengah masyarakat.

Guru selalu menjadi panutan utama dalam kehidupan sehari-hari. Dari peribahasa itu, kita menyimpulkan, guru merupakan sosok panutan sejati karena semua tingkah laku sikap dan perkataan selalu menjadi sorotan publik; tidak hanya di dalam ruang kelas tetapi juga di lingkungan sosial kemasyarakatan.

Pertanyaannya yang menggelitik  adalah, kenapa banyak orang beranggapan guru itu mudah dan tidak banyak tantangan? Ini harus dijawab terlebih dahulu agar seseorang tidak menggampangkan profesi berat seorang guru.

Boleh dikata, gurulah orang pertama yang bisa mengubah masa depan Bangsa-Negara. Ini pekerjaan berat. Betapa tidak, guru mengajarkan berbagai hal kecil kepada anak didiknya. Bahkan sekarang, banyak orang tua ‘menyerahkan’ anaknya 100 persen kepada guru di sekolah.

Ini merupakan tantangan besar yang harus dihadapi guru. Seorang guru mampu mengajarkan huruf demi huruf menjadi sebuah kalimat yang bagus bagi anak didik. Guru harus benar-benar mampu menyiapkan berbagai hal agar bisa mencetak generasi muda yang menjadi Agent of Change.  Oleh karena itu profesi guru tidak boleh dianggap remeh.

Publik tahu, pendidik bakal dihadapkan dengan berbagai kepribadian anak yang bermacam-macam. Ada yang bandel, nakal dan ada pula yang tertib. Itu adalah dinamika dalam dunia pendidikan di mana para guru harus siap menghadapinya.

Seorang guru dalam mendidik murid harus menyadari benar bahwa pendidikan merupakan proses panjang mengubah perilaku sang murid. Kasarnya, seorang guru tidak sekedar ‘makan’ gaji buta tetapi di pundaknya ada ribuan amanat untuk mencerdaskan karakter anak-anak bangsa.

Tugas seorang guru memang berat dalam proses belajar mengajar. Di dalam ruang kelas, guru tidak hanya sekedar mengajar dan menyampaikan materi pelajaran tapi lebih dari itu guru harus mampu menumbuhkan dan memaksimalkan apa yang ada dalam diri anak didik. Dari kecerdasan yang terpendam, cara berpikir agar bisa lebih kritis dan dinamis hingga mengerjakan bagaimana anak didik bisa berpikir kreatif serta bagaimana mereka nanti bisa memecahkan masalah yang dihadapi baik sekarang atau di masa yang akan datang.

Itulah yang membedakan antara profesi guru dan profesi profesi lainnya. Sekali lagi, jelas ini bukan pekerjaan gampang dan tidak semudah membalikkan telapak tangan.

 

 

Selamat Hari Guru Nasional untuk bapak dan ibu guru semuanya….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *